NILAI TAMBAH
sumber: amina KSJ
Apa nih?
Pelajaran matematika?
Hehe bukan..
Ini tentang memberi Nilai tambah pada diri kita sendiri.
Lebih tepatnya, terus menerus fokus memberi nilai tambah pada diri kita sendiri, dalam meningkatkan skill, meningkatkan kemampuan.Kenapa mesti fokus ke nilai tambah?
Kalau tidak bertambah, artinya kita berhenti bertumbuh, berhenti dalam pembelajaran dan peningkatan pribadi.
Hari dimana kita berhenti belajar, adalah hari dimana berhenti juga segala perkembangan kualitas diri kita.Seperti juga mentor kita Coach Dedy selalu sampaikan, bertambahnya skill maka akan membuat efek yaitu bertambahnya saldo.
Jika berfokus pada penambahan skill, maka secara tidak langsung kita siap pada peluang baru yang muncul, sehingga menjadikan adanya kesempatan untuk meningkat.Dalam usaha membesarkan bisnis BP kita misalnya..
Kita mau terus belajar hal baru tentang penjualan, praktek menulis rutin, belajar copywriting iklan, belajar desain sederhana, belajar leadership yang lebih baik, belajar cara negosiasi yang lebih tajam, belajar online marketing, belajar lebih disiplin, dan seterusnya.
Ini yang dinamakan memberi nilai tambah agar makin kuat kualitas diri, agar makin baik dari hari ke hari.Fokus ke nilai tambah, maka skill kita bertambah, kualitas diri kita bertambah, dan akhirnya saldo juga bertambah.
Fokus ke nilai tambah, membuat kita lebih melihat kepada diri kita dengan positif.
Bandingkan daripada kita berkata akan melakukan 'evaluasi diri'. Kata-kata ini lebih mengarah ke melihat kekurangan diri.
Sekilas sama, tapi yang pertama (nilai tambah) energinya lebih semangat, sedangkan yang terakhir (evaluasi diri) agak memberi aura melemahkan.
Padahal, esensi dan tujuan akhirnya sama, yaitu peningkatan diri.Tentunya setiap orang berbeda-beda apa yang perlu ditambah, tapi pastikan kita fokus kepada kekuatan diri dan memandang diri kita secara objektif.
Jika kita rutin meningkatkan diri, maka dalam setahun pasti kita sudah menjadi pribadi yang signifikan berbeda.
Siapa saja yang fokus memberi nilai tambah pada diri, tidak akan rugi.
Walaupun dalam mencapai hasil yang dituju masih berproses, ketika fokus terus pada nilai tambah, tetap sudah menambah skill dan kemampuan agar bisa meningkat.Yuk sama-sama kita cek dan ricek apa yang perlu ditambah agar bisa 'naik level'.
Naik level dalam apa?
Naik level dalam keberhasilan, dalam kebermanfaatan, dan akhirnya naik level dalam omset, profit, dan sedekah.
InsyaAllah kita semua jadi pribadi pembelajar yang terus menerus memberi nilai tambah agar bisa terus menerus meningkat.
Aamiin ya Rabbal alamiin.🤲🏻
Sekian sharing malam ini, insyaAllah bermanfaat untuk diri sendiri sebagai pengingat dan semoga ada insight baik untuk kita semua.
Terimakasih teman-teman😊🙏
Saya kembalikan ke mentor terhebat, Coach Dedy Duit😎🙏
Wassalamualaikum wr wb.
untuk informasi lengkap dan gratis klik disini
untuk informasi produk BP klik disini
untuk menghubungi saya klik disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar